Rabu, 20 Februari 2013

esok akan lebih baik,negeriku

Mendengar kata kata masa depan,aku tergugah. 19 tahun hidup di indonesia ini,tapi apa? aku belum banyak berkontribusi bagi negara ini. semakin hari semakin banyak masalah,semakin banyak masalah semakin kompleks rintangan bagi bangsa ini untuk menjadi negara maju. bisakah indonesia ini menjadi negara maju? itu pasti tapi entah kapan bangsa ini akan menjadi macan asia untuk kedua kalinya mengingat bangsa ini pernah menjadi macan asia..sekarang macam sedang tidur,tidur untuk membuat perencanaan yang matang untuk menyergap lawan lawannya.

kembali ke topik awal tentang masa depan, aku terlahir untuk menjadi penerus kemajuan bagi bangsa ini, jika generasi sekarang kondisinya seperti ini mau jadi apa indonesia untuk beberapa tahun ke dapan?

ya inilah potret bangsa ini, sungguh miris melihat sumber daya alam yang melimpah tapi sekarang negara ini krisis energi . sebenarnya apa yang salah di bangsa ini?
apa egois? sebenarnya kita ini boleh egois apa tidak ya?

menurut analisisku,
egois bisa dibolehkan dan bisa juga tidak dibolehkan ,itu semua diliat dari kondisi dan situasinya. egois bisa dibolehkan dalam artian begini, seandainya kita diberi kesempatan untuk menjadi seorang pemenang..dan kesempatan itu tidak akan datang untuk kedua kalinya..apa kesempatan itu kita berikan kepada orang lain? tentunya akal sehat mengatakan tidak.itulah egois yang dibolehkan .ya memang terkadang hidup itu egois..kalimat ini punya esensi yang baik , baik karena mengandung nasehat yang membangkitkan semangat untuk menjadi seorang pemenang.

namun adakalanya egois tidak dibenarkan,egois yang dimaksud adalah sewena-wena terhadap orang lain .sebagai contoh jika ada orang meminta pertolongan kepada kita ,padahal kita sanggup untuk menolongnya namun kita tidak mau menolongnya itu bisa dikatakan egois..hal ini jelas tidak dibenarkan dalam agama.

jadi generasi penerus harusnya bisa membuat bangsa ini semakin maju,semua informasi yang kita butuhkan tersedia dalam berbagai media..tinggal menunggu usaha kita ..sebenarnya adakah kemauan dalam benak diri kita untuk berjuang ,belajar, dan berusaha ..

ada al hadist yang mengatakana "tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina" sebenarnya zaman dahulu jarak antara arab dan cina sangat jauh dikarenakan transpotasi pada zaman itu kurang memadai...jadi kita harus menuntut ilmu karena menunutut ilmu itu hukum nya wajib bagi muslim .ilmu yang dimaksud disini adalah ilmu agama setelah kita menuntut ilmu agama baru kita menuntut ilmu yang lain..namun sekarang terbalik kita menuntut ilmu selain agama baru setelah itu kita menuntut ilmu agama..dan bahkan tidak sedikit yang sudah menuntut ilmu selain agama tapi tidak menunut ilmu agama..sungguh riskan..

apalagi sekarang 21 febuari 2013 , di media elektronik sedang gencar gencar nya KPK menangkap para petinggi-petinggi partai politik dikarenakan mereka terlibat kasus korupsi. bahkan yang membuat saya miris dan illfeel adalah kemaren ada presiden salah satu parpol besar ini yang basic nya adalah partai islam..partai yang para kadernya adalah seorang muslim namun ditangkap karena terlibat kasus korupsi daging sapi..dan presiden tersebut adalah seorang ustad..ustad aja seperti itu apalagi yang bukan ustad..sungguh mengherankan dan sangat-sangat mengherankan..negeri ini yang penuh cerita yang tidak bisa dilogika dengan akal sehat

banyak cerita yang tidak masuk akal di negeri maritim ini..
wilayah kita adalah sebagian besar terdiri dari wilayah kelautan namun berapa banyak dari kita yang setiap hari memakan ikan laut?
padahal nilai gizi dari ikan laut ini sangat besar..saking potensi ikan di negeri ini besar  banyak nelayan asing yang mencuri ikan di negeri ini..sungguh riskan banyak nelayan asing yang mencuri ikan di negeri ini tapi kita jarang makan ikan laut..sungguh hal ini lucu bisa dibilang.

kembali ke laptop,wkkwkwkwk
permasalahan yang aktual untuk membangun negeri ini sekarang adalah negeri ini kekurangan dokter dan sarjana teknik.

kenapa hal ini bisa terjadi? aku akan membahas dari segi sarjana teknik karena aku calon sarjana teknik,insyaallah.

perguruan tinggi besar di indonesia ini setiap tahun selalu mencetak para sarjana teknik seperti UI,UGM,UB,ITB,ITS,IPB tapi kenapa bisa kekurangan?

hal ini bisa dilihat kalo para sarjana teknik lebih suka bekerja di perusahaan asing karena katanya gaji yang didapatkan lebih besar daripada bekerja di perusahaan asli indonesia.
hal ini memang tidak dapat kita pungkiri bahwa sebenarnya perusahaan asing tau dan mengerti kalau indonesia mempunyai lulusan teknik unggulan..berapa banyak orang teknik indonesia yang bekerja untuk perusahaan asing?

permasalahan yang lain adalah para pelajar SMA takut masuk jurusan di teknik karena katanya pelajarannya susah susah ..nah hal ini yang menimbulkan stigma negatif dikalangan pelajar saat ini,entah siapa yang pertama menyebarkan paradigma ini. padahal mereka belum menjalaninnya sudah bilang susah.jadi dapat aku simpulkan kalau para pelajar saat ini cenderung lebih mudah takut sebelum  mereka menghadapi permasalahan itu sendiri.

contohnya adalah aku sendiri.aku sendiri dulu tidak ada sama sekali niatan masuk teknik namun orang tua dan lingkunganku membawa aku menuju gerbang teknik. aku pernah mengalami hal yang demikian..takut sebelum menghadapi..aku berpesan kepada adik adikku jangan pernah takut masuk  teknik.hehehe


jadi negeriku,tunggulah kematangan para generasi penerus ini..aku yakin cepat apa lambat masalah msalah di negeri ini akan terselesaikan dalam tempo yang sesingkat singkatnya.amin



merdeka !!! merdeka !!! merdeka !!!

















Kamis, 10 Januari 2013

Terjatuh Aku




Di pagi usia ku,aku berlayar 

Berlayar untuk menemukan impian,cita-cita

Cita cita yang membawa ku meneju kebahagian

Kini,

Aku bertemu dengan  tantangan di tengah lautan

Sanggupkah aku menaklukan itu?

Badai yang menghantui perjalanku

Badai?haruskah aku lalui?

Harus jika aku ingin segera sampai menuju tujuanku

Tanpa persiapan

Merantau? 

Itulah orang hidup,aku harus  bisa ,satu kata harus

Aku sudah terjatuh di tengah lautan

Kembali pun akan sia-sia

Nahkoda sudah tau arah

Aku pemimpin kapal ini dan isinya

Semua keputusan ada di tanganku

Tanggung jawab yang akan dipertanggung jawabkan kelak

Selamat atau tidak kapal ini

Semua ada di tanganku,

Namun apa kata orang orang di kapan ini

Melihat nahkoda yang sedang bingung

Mereka akan ragu terhadapnya

Aku akan putuskan,aku harus melewati badai ini

Hanya usaha dan ridho dari Allah yang akan membawa ku selamat  

Rabu, 19 Desember 2012

Analisis jurnal


M.Khairul Amin
1220620152
125060201111035



            Manusia telah menempati bumi ini sudah sangat lama sekali,namun sejak abad ini manusia telah melakukan hal-hal yang membuat keadaan lingkungan ini berubah. Hal ini terjadi karena pertumbuhan penduduk dan industrialisasi. Temperature global telah naik 0,5 K sejak tahun 1900, hal ini menyebabkan permukaan lautan menjadi naik,puncak es kutub menyusut,dll. Pembakaran fosil dan penebangan hutan bergabung  menjadi mengakibatkan pertambahan tingkat karbon dioksida(co2) di atmosfer; bergabung dengan hasil gas lain dari industrialisasi ini memacu pemanasan global,disebabkan suatu proses yang biasanya dinamakan “efek rumah kaca”
            Masih terjadi perdebatan ,apakah model model klimatologi sekarang membuktikan secara khusus bahwa kenaikan pemanasan global telah terjadi. Namu, ada suatu consensus dalam masyarakat ilmiah bahwa kelanjutan kegiatan manusia sekarang akan menghasilkan pemanasan bumi yang lumayan tinggi yaitu sekitar 1,5 sampai 5,5 K pada 50-100 tahun yang akan datang. Pemanasan global sebesar ini tentu akan mempunyai dampak yang besar bagi pertanian,margasatwa dan masyarakat.
            Bila bumi menyerap radiasi matahari terus menerus tentu temperatur permukaan bumi juga akan naik terus menerus,namun pada kenyataan nya tidak demikian. Hal ini karena bumi selain menyerap energy dari matahari bumi juga memantulkan kembali energy yang diserap menuju luar angkasa. Nah disinilah terdapat kesetimbangan energy. Jadi temperatur di bumi tidak akan terus menerus naik jika kesetimbangan ini terus terjadi.
            Temperatu permukaan matahari mendekati 6000 K,spectrum radiasinya terdiri dari panjang gelombang yang pendek. Hal ini didapatkan dari penelitian dan juga dari hokum pergesaran wien karena matahari dianggap sebagai  benda hitam. Radiasi yang diserap oleh bumi terjadi pada bagian bumi yang menghadap matahari saja ,hal ini berarti tidak semua radiasi matahari yang tertangkap oleh bumi diserap,sebagian dipantulkan(hal ini yang dilihat oleh para astrounot di luar angkasa cahaya dari bumi) karena itu kita dapat menulis persamaan berikut:
Daya yang diserap bumi=(1-r)πRE2SW (1)
            Bumi meradiasi kembali sebagian dari daya yang diserap ke angkasa. Daya yang diradiasi oleh bumi dituliskan seperti persamaan berikut:
Kerapata Daya yang diradiasi = eσ TE 4 W/m2 (2)


Sementara untuk daya yang diradiasi oleh bumi adalah luas x eσ TE 4 W/m2
Oleh karena luas bumi berupa lingkaran maka luasnya 4πr2          
Jadi daya yang diradiasi oleh bumi adalah 4πRE2 eσ TE 4 W
Untuk kondisi setimbang ,daya yang diserap dan diradiasi oleh bumi harus sama:
(1-r)πRE2SW=4πRE2 eσ TE 4 W (3)
Persamaan ini ,untuk pendekatan yang diajukan,adalah kesetimbangan energi atau daya bumi. Membaginya dengan luas permukaan bumi, 4πRE2 ,kita dapatkan
 = eσ TE 4 W/m2   (4)
Dimana laju rata-rata penyerapan energy dan selanjutnya diradiasi oleh tiap meter persegi permukaan bumi(sekitar 237 W/m2 , sekitar kekuatan empat bola lampu 60 watt untuk tiap meter persegi)
            Untuk energy selain dari matahari efeknya sangat kecil jika dibandingkan. Dengan mengabaikan hal ini maka kita dapatkan persamaan temperaturnya

TE=     (5)
Penurunan pada reflektivitas bumi,r,atau emisivitas relative,e, akan menghasilkan kenaikan pada temperature rata-rata. Inilah pada dasarnya sifat gas yang membuat atmosfer bumi mempengaruhi besaran-besaran ini.
            Atmosfer cukup transparan bagi radiasi matahari yang masuk dari matahari. Walaupun gas-gas utama yang masuk dari atmosfer oksigen (O2) dan nitrogen (N­2), adalah transparan bagi radiasi termis tidaklah demikian untuk semua gas dalam atmosfer bumi, namun sebagian terjebak ketika diradiasikan kembali sebagai radiasi termis panjang gelombang yang lebih tinggi dengan menghasilkan pemanasan bumi.
Kita sudah sangat akrab dengan istilah “efek rumah kaca" untuk menggambarkan pemanasan global dan “gas rumah kaca” untuk memberi ciri gas yang berkontribusi pada pemanasan global dengan menyerap radiasi termis.
Gas paling lazim yang menyerap radiasi termis adalah uap air dan korbondioksida. Tanpa keuntungan termis dari uap air dan karbondioksida, temperatur bumi sebenarnya akan tak cukup untuk kebanyakan bentuk  kehidupan yang ada. Hubungan antara “gas rumah kaca” adalah rumit. Ketika tingkatan total mereka naik dan temperatur global naik maka laju penguapan air laut akan diperkuat/diperbesar. Sementara ini akan menimbulkan lingkaran umpan balik positif dengan memborong konsentrasi atmosferik uap air, juga sangat mungkin mempengaruhi penutup awan bumi. Awan memiliki peran yang sampai sekarang sangat kurang dimengerti dalam persamaan secara keseluruhan. Awan menaikkan reflektifitas bumi, dengan demikian mengurangi pemanasan global, pada saat yang sama awan mereduksi laju energi termis yang dapat diradiasi ke dalam ruang angkasa dan dengan demikian menguatkan pemanasan global.
Ozon (O3) dibentuk sebagai hasil proses fotokimia yang terutama melibatkan cahaya matahari, methane, karbon monoksida, dan nitrogen oksida. Konsentrasi O3 di troposfer telah naik 10% (belum memperhitungkan pengurangan konsentrasinya di strotosfer di atas kutub-kutub). Kenaikan serupa telah terjadi pada nitrous axide , ini muncul terutama karena penggunaan pupuk berbasis nitrogen, penebangan hutan dan pembakaran biomassa.
Temperatur global rata-rata telah naik sekitar 0,5 K sejak 1900. Pada hal ini, enam tahun terpanas yang tercatat sampat saat ini terjadi sejak 1980. Lebih banyak data diperlukan sebelum mungkin menyatakan tanpa dalih bahwa perubahan iklim sedang terjadi dan bahwa kenaikan konsentrasi “gas rumah kaca” memang merupakan penyebab perubahan itu. Namun memang tidak ada keraguan  bahwa kenaikan terus menerus pada suatu saat akan menuju efek ini. Menunda tanggapan kita mengenai hal ini  sampai analisis disimpulkan akan berarti kerusakan akan lebih jelas dan lebih sulit dikontol atau musnah.
Jadi kesimpulannya agar kita tidak mempertambah parah kondisi alam kita ,kita harus mulai sedikit demi sedikit meninggalkan energy yang berasal dari fosil. Karena hasil dari pembakaran fosil itu kurang bersahabat bagi lingkungan. Itu terjadi jika pembakaran yang sempurna. Pembakaran yang sempurna saja membahayakan, apalagi pembakaran yang tidak sempurna ,disana terdapat karbon monoksida yang sangat bisa mematikan bagi yang menghirupnya. Kita harus memulainya sebelum terlambat